Events, 2013
KLJIndonesia
"Workshop Oldprint @Pinhole Day"
KLJIndonesiaJln. Niaga Hijau Raya No. 10, Pondok Indah
Jakarta, Indonesia
DATES: Sunday, April 29, 2012 - Sunday, April 29, 2012
Contact: Arie
Email:
Telephone: 087726470788
Web Site: http://kljindonesia.org
Pendahuluan :
Pada masa awal ditemukannya fotografi sebagai media rekam, metode cetak yang digunakan untuk mencetak hasil foto sering di sebut OLDPRINT, Old Photography Process, Early Pgotography Process, atau Hand Made Photography.
Diantaranya :
Saltprint
Albumen print
Printing out paper
Vandyke brown print
Cyanotype
Gum bichromate print
Tujuan
Peserta workshop akan mengenali, mengetahui dan membuat 3 metode oldprint yaitu: Saltprint, Cyanotype dan Vandyke. Dengan mengenal dan mempraktekan kembali proses cetak oldprint yang negatifnya bisa dicetak dari hasil kamera apapun termasuk digital ini, imajinasi peserta yang nyaris terkubur irama teknologi digital diharapkan bisa terpancing dan menikmati kembali seni proses kimia fotografi yang pasti terasa berbeda dan tak akan tertandingi oleh seni cetak digital manapun.
Target
Penikmat, pemerhati, dan yang penasaran dengan metode OLDPRINT, para pehobi dan fotografer profesional, para pendidik yang ingin mengajarkan dan menjadikan seni proses sebagai bagian dalam pengajarannya, para pengusaha cetak foto yang ingin mempunyai produk cetak yang lain dari biasanya (retro/vintage).
Keuntungan
3 metode cetak oldprint yang selama ini jarang dipraktekan di sekolah fotografi maupun di tempat kursus lainnya, akan diajarkan langsung oleh penyusun buku OLDPRINT, dari mulai mempersiapkan bahan sampai proses pencetakan. Dan yang menarik bahan – bahan yang tersisa boleh dibawa pulang.
Pendaftaran
biaya pendaftaran:
UMUM Rp. 250.000,-
Pelajar/mahasiswa Rp. 150.000,-
Biaya pendaftaran sudah termasuk :
Coffee Break
Makan Siang
Sertifikat
Kaos Event
Buku Oldprint karya Irwandi & Edial Rusli
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari : Minggu
Tanggal : 29 April 2012
Jam : 09.00 – 15.00 wib
Tempat : Jl. Niaga Hijau Raya No. 10 Pondok Indah Jakarta Selatan
Cp :
Ifan (087.888.215.889)
Arie (0877.26470.788)
Acara yang diselenggarakan oleh www.kljindonesia.org ini bersamaan dengan HUNTING BARENG KLJI dalam menyambut PINHOLEDAY 2012 (untuk acara ini tidak dipungut biaya/ GRATIS)
Tentang Pengajar
Irwandi – Menurut dosen jurusan Fotografi ISI Yogyakarta yang mengajar fotografi studio dan Kamar Gelap ini, fotografi adalah sebuah seni proses. Prestasi dalam fotografi yang pernah diraih diantaranya juara harapan lomba foto FKY tahun 1997, medali perunggu Salon Foto Indonesia (SFI) 1999, Penghargaan Kategori Cetak Monokrom di SFI 2000, dan banyak lagi. Selain sibuk di ISI Yogyakarta, Irwandi juga masih sering mendapat undangan untuk menjadi pembicara dan pengajar untuk workshop Old Print di berbagai unit kegiatan mahasiswa.
Edial Rusli – Seorang fotografer yang masih setia dengan proses kamar gelap di samping kesibukannya menjadi staf pengajar di Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam Yogyakarta sejak tahun 1996, dan kini masih bertekad meraih S3 Jurusan Fotografi PPs ISI Yogyakarta, ternyata masih pula aktif sebagai fotografer komersil, jurnalistik, dan seni. Kesibukan dalam bisnis fotografinya adalah membuat annual report dan company profile diantaranya PT. Pelindo III, PT. Pupuk Kaltim, BPD Yogyakarta. Selain sibuk menjadi pembicara, Juri dan penguji dalam bidang fotografi, Edial saat ini sedang menggeluti pendokumentasian pertunjukan tari klasik.
Ray Bachtiar Dradjat – Penulis buku “MEMOTRET DENGAN KAMERA LUBANG JARUM” sekaligus founder KLJI (Komunitas Lubang Jarum Indonesia) ini telah memperkenalkan kembali dan menyebarluaskan virus KLJ (Kamera Lubang Jarum) sejak tahun 2002 hingga kini tersebar di 30 kota di Indonesia. Selain itu Ray yang dikenal sebagai fotografer multimedia yang concern terhadap budaya ini sejak 1985 aktif berpameran fotografi alternatif, aktif sebagai pembicara, juri, pengajar fotografi seperti di Darwis Triadi School of Photography, pengajar tamu di PPs ISI Yogyakarta, kontributor Kritik Foto dan Juri Photo Of The Month di CHIP Foto Video. Kang Ray begitu panggilannya masih meyakini bahwa proses adalah bagian terpenting dalam sebuah karya, sedangkan hasil hanyalah sebuah upacara.
